Arti Hidup
Juli 11, 2009
hastutik
Selamat Datang di Hastutik Blog!!!
Keinginanku, menulis tentang sebuah puisi, bukan cita-citaku. Tapi perasaanku, tentang hidup. Tapi sebelum itu aku ingin mengenal apakah hidup? Hidup bagi diriku adalah hidup, bernafas melakukas aktivitas sehari-hari; mencari ilmu, makan, cari uang, menikah, punya anak. Tapi ada yang lebih penting lagi yaitu beribadah untuk mencapai ridho Tuhan. Sebenarnya, pertama kali kalo kita berfikir tentang hidup bahwa kita akan yakin, optimis bisa mencapai ridho Tuhan, melaksanakan perintah yang dianjurkan oleh agama, menjauhi larangan agama, juga beribadah dengan baik untuk kelak mendaptkan tempat terbaik, yang indah atas kenikmatan. Tapi semakin berlalu waktu, mungkin karena kita merasa santai, cuek, menganggap semua bisa teratasi, keoptimisan itu menjadi kesengsaraan. Jadi, ketika melihat orang lain yang berakhlak mulia, kita merasakan adanya kecemburuan, iri dan juga kesedihan. So, aku berharap, semua manusia di dunia lebih peduli dengan dirinya tentang masa depan. Walaupun aku juga percaya tentang jalani hidup ini dengan mengalir aja, tapi ternyata hal yang tak terduga yang tak kita harapkan tiba-tiba muncul dan akhirnya kita tidak bisa mengatasinyai, kita akan menyesal lahir batin selama hidup. Ketahuilah, sampai detik ini aku ingin membenarkan hidupku sendiri, tapi itu sangat sulit. Kalo kita sudah terjerumus, lebih sangat sulit menghapusnya daripada kita melakukannya.
Ketika tuhan menciptakan
Ia sempurna
Terfalisitasi dengan indah
Ia bangga
Hanya karena ingin mengetahui
Seberapa besar cinta
Ketaatan pada-Nya
Tapi dirusaknya
Menodainya
Padahal mereka ketahui
Mereka akan musnah
Seperti debu
Yang tak begitu berharga
Yang bertebaran
Meminta pengampunan pada-Nya
Yang tidak mereka lakukan ketika hidupnya
Tidakkah mereka tahu
Ada nirvana indah menanti disana
Memberinya kenikmatan
Jiwa raga,lahir batin,
Orang hanya bisa mati satu kali saja
Tapi perjalanan hidup, amal, noda, selamanya akan dibawa
Ia mengawasinya
Ia minta pertanggungjawaban darinya
Ketika tidak penuhi keinginannya
Ia akan membalasnya
Maaf tuhanku
Aku kalah
Aku pasrah
Seluruh jiwaraga ini
Aku hanya inginkan
Yang terbaik bagiku
Tapi
Apa yang kulakukan
Sungguh
Aku malu pada syahadatku
Do’a adalah suara iman
Beramallah,
Agar Tuhan memberikan karunia-Nya
Untuk mendapatkan kenikmatan darinya
Orang yang berani,
Bukan hanya orang yang dapat melawan musuh-musuhnya,
Tetapi juga orang yang dapat menaklukkan hawa nafsunya.
Karena itu,
Berbahagialah yang berbuat baik
Karena itu akan membawamu pada keberuntungan
Hidup membawa berkah
Agar kita dapat merasakan nikmat dan indahnya dunia
Dengan amal kebaikan
Kita juga dapat merasakan nikmat dan indah yang kekal
Jika ingin berbuat baik, lakukanlah sekarang, jika ingin berbuat keji, tunggulah sampai esok.
Entry Filed under: poems
Satu komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed

1.
hastutik |
Juli 12, 2009 pukul 12:41 pm
Tq, salam kenal balik…